Dalam sambutannya Ketua LPTQ Kabupaten Lombok Barat yang juga Asisten I Setda Lombok Barat Agus Gunawan mengatakan bahwa STQ tingkat kecamatan ini menjadi tempat untuk mencari qori dan qori'ah yang berbakat dari masing masing kecamatan. Diharapkan kegiatan ini dapat melahirkan generasi qur'an yang memiliki rasa kebersamaan dan solidaritas yang tinggi. "STQ ini diharapkan dapat melahirkan generasi qur'ani yang memberikan kesejukan di masyarakat" ujarnya.
Agus Gunawan juga berharap agar STQ tingkat kecamatan ini dapat mendorong anak anak muda untuk berlomba lomba dalam membaca al qur'an sehingga atmosfer Lombok Barat menjadi lebih sejuk. Ia juga mengatakan bahwa lantunan ayat ayat al-Qur'an ini sangat menyejukan dan memberikan kita inspirasi untuk selalu cinta Al-Qur'an. "Lantunan ayat ayat Al-Qur'an ini menyejukan dan memberikan kita inspirasi untuk selalu berbuat baik. Kami berharap STQ tingkat kecamatan Labuapi ini dapat melahirkan qori dan qori'ah yang berprestasi" ujarnya.
Sementara itu Plt Camat Labuapi, Lalu Rifandani mengatakan bahwa STQ ini dapat terlaksana atas bantuan dam dukungan berbagai pihak di kecamatan Labuapi dan Kabupaten. Hal ini juga merupakan kolaborasi semua pihak seperti kepala desa, LPTQ Kabupaten, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi semua pihak sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. "Ini adalah kolaborasi dan kerjasama semua pihak. Kami berharap STQ ini berjalan lancar dan memberikan yang terbaik untuk Lombok Barat khususnya Kecamatan Labuapi" ujarnya.
Diwakili Kepala Kantor Wilayah Direjn Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Barat Sudamanto SE, MM, Selasam 18 Oktober 2022, Menteri Keuangan Republik Indonesia menyerahkan piagam kepada Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE di Ruang Kerja Bupati Bima.
Pada pertemuan tersebut, Bupati Bima didampingi Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer, Sekda Drs. H. M.Taufik. HAK, M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Adel Linggi Ardi SE beserta para pejabat Eselon III.
Capaian WTP tersebut diraih atas penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah yang memenuhi empat kriteria utama yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan sesuai SAP, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta efektivitas sistem pengendalian sistem pengendalian internal .
Sudarmanto yang didampingi Kepala KPPN Bima Doddy Handaryadi,ST, MBA pada tatapmuka tersebut mengungkapkan, penyerahan piagam dan plakat WTP kepada pemerintah Kabupaten Bima tersebut merupakan amanah Menteri Keuangan RI atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bima secara berturut-turut 7 Kali meraih predikat WTP dalam pelaporan keuangan pemerintah daerah.
Bupati IDP pada kesempatan tersebut mengungkapkan, capaian dalam pengelolaan keuangan diraih berkat kekompakan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Penyerahan piagam tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Bima untuk menunjukkan peningkatan kinerja dan menunjukkan bahwa tata kelola dan pertanggung jawaban anggaran sudah sesuai standar yang ada dan diharapkan membawa dampak positif bagi pencapaian visi pembangunan.
Asisten I Setda Kota Bima,
KOTA BIMA - Islamic Relief menggandeng Lembaga Pengembangan Partisipasi Demokrasi dan Ekonomi Rakyat (LP2DER) sebagai mitra lokal, menfasilitasi pertemuan lintas instansi di Kota Bima membahas perubahan iklim di ruang rapat Wali Kota Bima, Senin, 17 Oktober 2022.
Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten I Setda Kota Bima, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima, Ketua Yayasan Relief Islamic serta Direktur LP2DER.
Mewakili penyampaian sambutan oleh Nanang S Dirja bahwa prinsip kerjasama ini merupakan untuk membantu pemerintah dan masyarkat untuk lebih baik kedepan.
"Tujuan semua ini untuk meningkatkan terkait ekonomi, jadi mulai Januari bersama SKPD sudah mencoba bagaimana pengelolaan kawasan baik hutan yang ramah lingkungan", jelasnya.
Direktur LP2DER, Bambang Yusuf memaparkan program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan serta mengubah perilaku masyarakat di 7 lokasi terpilih (319) petani dalam mengelola hutan kemasyarakatan dan lahan kritis seluas ± 306 hektar melalui pertanian ramah iklim dan terintegrasi yang berkeadilan gender.
"Program ini akan berjalan sampai bulan Oktober 2023 sehingga masyarakat dapat berubah dari yang semula berperilaku sebagai pemicu resiko bencana iklim (climate induced disaster risk driver) menjadi pengurang resiko bencana iklim(climate induced disaster risk reducer). Sehingga dalam jangka panjang akan tercipta keseimbangan antara produktivitas hutan dan lahan untuk menopang ekonomi masyarakat, meningkatnya kesejahteraan sosial masyarakat, dan kembalinya fungsi hutan dan lahan sebagai paru-paru dunia," terangnya.
Senada dengan hal tersebut, Darwis (LP2DER) mengatakan, kesadaran dan keterampilan serta mengubah perilaku melalui kegiatan pertanian yang ramah iklim. Namun demikian kata Darwis, tantangannya adalah terjadinya perambahan hutan, munculnya bencana hidrometeorologi, kerugian ekonomi, terus berkurangnya sumber mata air dan bencana kekeringan. Oleh karena itu diperlukan aktivitas yang mendorong munculnya ketahanan dan mitigasi terhadap perubahan iklim dan kebencanaan.
Sesi diskusi juga mendengarkan beberapa pendapat dari Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima.
BIMA - Pemerintah Kabupaten Bima bersama Universitas Mataram terus mendorong percepatan peningkatan status Sekolah Vokasi Unram PPD Bima menjadi Politeknik Negeri Bima.
Untuk mendapatkan gambaran progres dan tahapan yang telah dilakukan, Tim Vokasi yang terdiri dari Wakil Direktur I Burhan, M.Si, Wakil Direktur III, Awan Dermawan, M.Si dan Kepala Tata Usaha Vokasi Ridwan melaporkan progres Percepatan pembentukan Politeknik Negeri Bima tersebut kepada Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE Senin (17/10) di Ruang Kerja Bupati.
Bupati Bima dalam arahannya mengungkapkan bahwa dirinya mendukung penuh program kerja Vokasi Unram PPD Bima dalam mendorong peningkatan kualitas SDM yang langsung bisa diserap lapangan kerja sektor pertanian dan pangan.
Namun demikian lanjut Bupati, diperlukan koordinasi yang lebih intensif antara Pemkab Bima dan Pihak Unram.
" Untuk mengoptimalkan persiapan pendirian Perguruan tinggi negeri di Bima dan pemerintah Kabupaten daerah siap siap melakukan koordinasi," ungkapnya.
Sementara itu, dihadapan Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Drs. H. M.Taufik HAK M.Si, Kepala Dinas Dikbudpora Zunaidin S.Sos, MM dan Sekretaris BPKAD Budiharta SE, Burhan mengusulkan pembentukan Tim Perumus Politeknik Negeri Bima. Disamping itu, pihaknya juga mengusulkan Program satu Desa-satu mahasiswa yang didanai Beasiswa melalui APBDes.
" Dari data yang ada, terdapat sejumlah alumni Vokasi Unram PPD Bima yang diterima dengan baik untuk bekerja di bidang pemerintahan maupun sektor swasta," tandasnya.
MATARAM - Diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap anak dibawah umur, S, Pria 56 tahun, Guru Ngaji, alamat Lingkungan Taman Kapitan, Kelurahan Taman Sari, Ampenan, Kota Mataram akhirnya di tetapkan sebagai tersangka oleh Unit PPA Reskirim Polresta Mataram.
Ditetapkannya Tersangka pria sebagai guru ngaji ini berdasarkan hasil visum terhadap beberapa korban (anak dibawah umur), serta pengumpulan keterangan dari saksi-saksi yang berhasil diperiksa tim penyidik PPA.
Begitu yang disampaikan Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Gedung Wira Graha Pratama, (17/10)
Kapolresta menjelaskan bahwa berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan adanya tindakan tidak senono yang dilakukan seorang guru ngaji terhadap murid mengajinya. Oleh Unit PPA di tindak lanjuti dengan memeriksa beberapa korban serta keterangan orang tua korban.
"Ini diketahui oleh keluarga korban serta beberapa korban mengalami rasa sakit di bagian kelamin, atas keterang tersebut keluarga korban melaporkan ke unit PPA Reskirim Polresta Mataram,"jelasnya.
"Ada 8 anak yang usianya rata-rata 7 - 12 tahun yang pernah di cabuli, akan tetapi baru 2 korban yang berani melaporkan peristiwa tersebut,"tambahnya.
Melihat bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan tersebut kuat dugaan bahwa adanya tindakan persetubuhan ataupun pencabulan terhadap korban sehingga S kini statusnya sudah ditetapkan tersangka .
"Dari keterangan salah satu korban bahwa dirinya mengaku bahwa S pernah memasukan alat kelaminnya ke kemaluan korban. Dan sesuai hasil visum adanya bekas luka lama di kelamin korban,"ucapnya.
Atas peristiwa itu tersangka di jerat pasal 81 (1) Jo 76 atau pasal 82 (1) Jo 76 e UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Tersangka diancam maksimal 15 tahun penjara.
Pada kesempatan itu Kapolresta Mataram mengimbau kepada masyarakat kota Mataram bila ingin dibantu untuk menghilangkan trauma pada korban pencabulan, Polresta Mataram siap membuat.
"Kami akan melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk dapat membantu para korban pencabulan untuk menghilangkan trauma atas peristiwa yang dialami nya,"tutupnya.
![]() |
| Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo seusai upacara. [istimewa] |
Apel tersebut digelar guna menyiapkan kesiapsiagaan penanganan berbagai potensi bencana hidrometeorologi di awal musim hujan tahun 2022 di wilayah Provinsi NTB. Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan. Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo, Danrem 162/Wira Bhakti, selaku Komandan Upacara menekankan pentingnya menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin di gerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam di Wilayah Provinsi NTB.
"Apel ini kita laksanakan untuk mengecek kesiap Siagaan personil apabila sewaktu-waktu dibutuhkan membantu penanganan bencana alam dengan cepat dan tepat sasaran yang dituju , saya tekankan bahwa kegiatan pagi ini agar benar benar di manfaatkan untuk menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin di gerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam," tuturnya.
Danrem 162/Wira Bhakti berharap kepada seluruh personil agar selalu memahami tugasnya sehingga nantinya masyarakat yang terdampak bencana alam segera mendapatkan bantuan.
"Laksanakan tugas ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, Ingat bahwa kita tidak hanya menjalankan tugas semata, semata mata ini juga merupakan pengabdian serta misi kemanusiaan kepada masyarakat NTB," pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, turut mengikuti apel berbagai unsur Satgas Kebencanaan Provinsi NTB, mulai dari BPBD, kalangan TNI/Polri, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, dan berbagai stakeholder terkait lainnya.
![]() |
| Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. kala meluncurkan showroom pertanian SMKN 1 Narmada, Lombok Barat. [grafika] |
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., menghadiri sekaligus melaunching Showroom Pertanian atau Penjualan Aneka Ragam Bibit Hortikultura dan Tanaman Hias, bertempat di SMKN 1 Narmada Lombok Barat, Senin, 17 Oktober 2022.
Dalam sambutannya, Wagub menyebutkan bahwa barometer suatu sekolah itu berhasil apabila siswa-siswinya dalam proses belajar mengajar menyenangkan.
"Jika siswa-siswinya belajarnya senang riang gembira, bisa dikatakan bahwa sekolah itu berhasil," puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.
Dipaparkan Umi Rohmi, siswa-siswi SMKN 1 Narmada hendaknya memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk memiliki keterampilan di era dunia bisnis diantaranya memiliki kemampuan memecahkan masalah, mampu mengatur diri sendiri, menguasai teknologi dan membangun jaringan.
"Dengan memiliki kecakapan seperti itu, siswa-siswi nantinya siap bersaing di era dunia bisnis dengan kemampuan yang dimiliki," pungkasnya.
Tak lupa, Wagub memberikan apresiasi dan berikan ucapan selamat kepada SMKN 1 Narmada dengan inovasinya mendirikan shoroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura dan tanaman hias.
"Semoga tidak hanya launching-launching tapi awal untuk meraih kesuksesan kedepannya sesuai yang dihajatkan SMK untuk siap bekerja," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Narmada H. Mahmud S.Pd., M. Si., menceritakan SMKN 1 Narmada berdiri tahun 2008, kini memiliki siswa 803 siswa terdiri dari 29 rombongan belajar. Selain itu memiliki core pertanian dan komputer dan memiliki 9 konsentrasi jurusan.
Terkait peresmian Showroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura SMKN 1 Narmada merupakan inovasi dari core pertanian menjadi penyempurnaan dalam proses pembelajaran bagi siswa.
"Ini menjadi tempat praktik langsung di lapangan tidak hanya belajar teori-teori saja di kelas sehingga menjadi suatu produk dan bisa dipasarkan langsung di shoroom yang akan diresmikan hari ini," tuturnya.
Selanjutnya, Wagub Umi Rohmi bersama rombongan meninjau produk hasil siswa-siswi SMKN 1 Narmada. Adapun yang disediakan cukup lengkap seperti bibit kelengkeng, durian, mangga, nangka, manggis dan lainnya.








