Articles by "Daerah"
Showing posts with label Daerah. Show all posts


Aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Sape Kabupaten Bima atau di wilayah hukum Polres Bima Kota, menjadi atensi Sat Polairud Polres Bima Kota.

Aktifitas bongkar muat para buruh dan aktifitas lainnya pelabuhan Sape itu, dipantau langsung personil Sat Pol Airud Polres Bima Kota (Unit Sape) yang dipimpin langsung Bripka Najamudin.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas Iptu Jufrin, Selasa (18/10) pagi ini.

Tidak itu saja, aktifitas para nelayan di seputar perairan Sape juga menjadi atensi personil Polairud Polres Bima Kota. "Tentu yang dipantau hal-hal yang mungkin ada tindak pelanggaran dan tindak pidana di obyek laut," kata Iptu Jufrin.

Khusus di areal Pelabuhan Sape yang tengah dalam perbaikan dan rehabilitasi, pihaknya mengingatkan dan mengimbau para buruh pelabuhan dan seluruh pihak yang beraktifitas, agar berhati-hati.

Selian itu sambung Kasi Humas mengimbau pula pada semua yang beraktifitas di sekitar Pelabuhan Sape, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. "Aktifitas di Pelabuhan Sape dan sekitar perairan Sape, terpantau aman dan kondusif,"tutupnya.


Diwakili Kepala Kantor Wilayah Direjn Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Barat Sudamanto SE, MM, Selasam 18 Oktober 2022, Menteri Keuangan Republik Indonesia menyerahkan piagam kepada Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE  di Ruang Kerja Bupati Bima. 

Pada pertemuan tersebut, Bupati Bima didampingi Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer,  Sekda Drs. H. M.Taufik. HAK, M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Adel Linggi Ardi SE beserta para pejabat Eselon III.

Capaian WTP tersebut diraih atas penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah yang memenuhi empat kriteria utama yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan sesuai SAP,  kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta efektivitas sistem pengendalian sistem pengendalian internal . 

Sudarmanto yang didampingi Kepala KPPN Bima Doddy Handaryadi,ST, MBA pada tatapmuka tersebut mengungkapkan,  penyerahan piagam dan plakat WTP kepada pemerintah Kabupaten Bima tersebut merupakan amanah Menteri Keuangan RI atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bima secara berturut-turut 7 Kali meraih predikat WTP dalam pelaporan keuangan pemerintah daerah.

Bupati IDP pada kesempatan tersebut mengungkapkan, capaian dalam pengelolaan keuangan diraih berkat kekompakan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.

Penyerahan piagam tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Bima untuk menunjukkan peningkatan kinerja  dan  menunjukkan bahwa tata kelola dan pertanggung jawaban anggaran  sudah sesuai standar yang ada dan diharapkan membawa dampak positif bagi pencapaian visi pembangunan.

Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo seusai upacara. [istimewa]

Sekertaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, menghadiri apel gelar kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah NTB Tahun 2022 di lapangan Sangkareang Mataram, Senin, 17 Oktober 2022. 

Apel tersebut digelar guna menyiapkan  kesiapsiagaan penanganan berbagai potensi bencana hidrometeorologi di awal musim hujan tahun 2022 di wilayah Provinsi NTB. Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan. Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo, Danrem 162/Wira Bhakti, selaku Komandan Upacara menekankan pentingnya menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin di gerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam di Wilayah Provinsi NTB. 

"Apel ini kita laksanakan untuk mengecek kesiap Siagaan personil apabila sewaktu-waktu dibutuhkan membantu penanganan bencana alam dengan cepat dan tepat sasaran yang dituju , saya tekankan  bahwa kegiatan pagi ini agar benar benar di manfaatkan untuk menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin di gerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam," tuturnya.

Danrem 162/Wira Bhakti berharap kepada seluruh personil agar selalu memahami tugasnya sehingga nantinya masyarakat yang terdampak bencana alam segera mendapatkan bantuan. 

"Laksanakan tugas ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, Ingat bahwa kita tidak hanya menjalankan tugas semata, semata mata ini juga merupakan pengabdian serta misi kemanusiaan kepada masyarakat NTB," pesannya. 

Dalam kesempatan tersebut, turut mengikuti apel berbagai unsur Satgas Kebencanaan Provinsi NTB, mulai dari BPBD,  kalangan TNI/Polri, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, dan berbagai stakeholder terkait lainnya. 

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. kala meluncurkan showroom pertanian SMKN 1 Narmada, Lombok Barat. [grafika]

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., menghadiri sekaligus melaunching Showroom Pertanian atau Penjualan  Aneka Ragam Bibit Hortikultura dan Tanaman Hias, bertempat di SMKN 1 Narmada Lombok Barat, Senin, 17 Oktober 2022.

Dalam sambutannya, Wagub menyebutkan bahwa barometer suatu sekolah itu berhasil apabila siswa-siswinya dalam proses belajar mengajar menyenangkan.

"Jika siswa-siswinya belajarnya senang riang gembira, bisa dikatakan bahwa sekolah itu berhasil," puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Dipaparkan Umi Rohmi, siswa-siswi SMKN 1 Narmada hendaknya  memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk memiliki keterampilan di era dunia bisnis diantaranya memiliki kemampuan memecahkan masalah, mampu mengatur diri sendiri, menguasai teknologi dan membangun jaringan.

"Dengan memiliki kecakapan seperti itu, siswa-siswi nantinya siap bersaing di era dunia bisnis dengan kemampuan yang dimiliki," pungkasnya.

Tak lupa, Wagub memberikan apresiasi dan berikan ucapan selamat kepada SMKN 1 Narmada dengan inovasinya mendirikan shoroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura dan tanaman hias.

"Semoga tidak hanya launching-launching tapi awal untuk meraih kesuksesan kedepannya sesuai yang dihajatkan SMK untuk siap bekerja," tutupnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Narmada H. Mahmud S.Pd., M. Si., menceritakan SMKN 1 Narmada berdiri tahun 2008, kini memiliki siswa 803 siswa terdiri dari 29 rombongan belajar. Selain itu memiliki core pertanian dan komputer dan memiliki 9 konsentrasi jurusan.

Terkait peresmian Showroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura SMKN 1 Narmada merupakan inovasi dari core pertanian menjadi penyempurnaan dalam proses pembelajaran bagi siswa.

"Ini menjadi tempat praktik langsung di lapangan tidak hanya belajar teori-teori saja di kelas sehingga menjadi suatu produk dan bisa dipasarkan langsung di shoroom yang akan diresmikan hari ini," tuturnya.

Selanjutnya, Wagub Umi Rohmi bersama rombongan meninjau produk hasil siswa-siswi SMKN 1 Narmada. Adapun yang disediakan cukup lengkap seperti bibit kelengkeng, durian, mangga, nangka, manggis dan lainnya. 

Bank NTB Syariah Cabang Pembantu Mataram Cakranegera/ilustrasi. [suarantb]

Didampingi sejumlah pejabat Pemkot Bima, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menerima audiensi Dewan Pengawas, Komisaris dan Direktur Bank NTB Syariah  di Ruang Rapat Wali Kota Bima, Senin, 17 Oktober 2022.

Di antara pejabat yang hadir mendampingi Walikota, tampak  Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bima, Kepala BPKAD Kota Bima, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Bima, juga Wakil Ketua DPRD Kota Bima H. Mustamin. Sementara, dari pihak Bank NTB Syariah diwakili Komisaris dan Dirut Bank NTB Syariah, serta Branch Manajer Bank NTB Syariah Cabang Bima.

Dalam acara audiensi tersebut dibahas Strategi Bank NTB Syariah guna memenuhi Kewajiban POJK Nomor 12/POJK.03/2020 Tentang Konsolidasi Bank Umum, dengan 2 (dua) agenda utama: Sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB) serta, Perubahan Peraturan Daerah dan Anggaran Dasar. 

Setelah diawali penyampaian perkembangan kinerja keuangan PT Bank NTB Syariah per September 2022 oleh Dirut Dana dan Jasa Bank NTB Syariah H. Nurul Hadi, giliran Walikota memberikan pengarahannya.

Dalam arahannya itu H.Luthfi mengatakan, pencapaian Rp 3 triliun penyertaan modal inti merupakan pekerjaan rumah yang sangat besar bagi Bank NTB Syariah. Terlebih, dari jumlah tersebut, sekarang ini baru tercapai sekitar Rp 1,4 triliun. Masih ada kekurangan Rp 1,5 triliun.

"Strategi-strategi apa yang akan dilakukan, pendekatannya sampai dimana, apakah sekedar mengambil langkah konsolidasi bank umum dengan bank yang lainnya, apakah potensi itu akan melangkah kesana, atau ada alternatif-alternatif lain?" kata Luthfi.

Selaku pemegang saham, ia berharap adanya langkah-langkah yang jelas yang dilakukan direksi, sehingga penyertaan tidak saja dalam bentuk prestan, begitu juga bisa dilakukan dengan cara penyertaan modal aset, sehingga menjadikan satu penambahan modal inti untuk Bank NTB sendiri.

Pada prinsipnya Pemerintah Kota Bima apapun bentuknya akan melakukan langkah terbaik, sehingga Bank NTB ini diharapkan tetap eksis. "Sehingga mendukung pembangunan daerah baik di Kota Bima maupun Nusa Tenggara Barat pada umumnya," tutupnya.

Para Nakes Non ASN mendatangi kantor BKPSDM Kota Bima, 29 September 2022. [suarantb]

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH kembali memimpin rapat terkait pendataan Non ASN yang dilakukan oleh MENPAN-RB, di Ruang Rapatnya, Senin, 17 Oktober 2022.

Rapat tersebut dilakukan bersama dengan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala BKPSDM Kota Bima, Kepala Inspektorat Kota Bima, Kepala Babedda Litbang Kota Bima, Kepala Dinas Dikbud Kota Bima serta Kepala BPKAD Kota Bima.

H. Mukhtar menyampaikan bahwa tujuan pendataan tenaga Non-ASN yang dilakukan oleh MENPAN-RB untuk mengetahui berapa jumlah tenaga honor yang ada di Pemerintah Kota Bima.

Selain itu pendataan tersebut dilakukan untuk memetakan dan menvalidasi data pegawai non ASN di lingkungan instansi pemerintah baik dari segi sebaran, jumlah serta kompetensi.

“Pendataan Non ASN ini merupakan pemetaan dan mengetahui jumlah Non ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Bima, bukan proses pemberkasan pengangkatan Non ASN,” ucapnya.

Selain itu kepala Dinas BKPSDM Kota terkait Permasalahan pendataan Non ASN akan terus berkonsultasi dan melakukan koordinasi dengan Kemenpan-RB.

Sebagaimana di kota atau kabupaten lainnya, ihwal Non ASN ini menjadi persoalan di Kota Bima. Dan salah satu pangkal persoalan ini adalah pendataan. Akhir September lalu, ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berstatus honorer atau non ASN di kota tersebut mendatangi kantor Badan Kepegawain dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Mereka mempertanyakan kejelasan nasibnya. Karena hingga saat ini mereka tidak terakomodir dalam data base Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai syarat seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022. Diduga kuat, rapat yang dipimpin Sekda Kota Bima tersebut terkait aksi para Nakes ini.

 

Kodim 0414/Belitung menggelar acara Syukuran dalam rangka memperingati HUT TNI ke 77 di Aula Makodim 0414/Belitung, Jalan Merdeka Tanjungpandan, Belitung. Rabu, 5 Oktober 2022. Adapun tema yang diusung adalah "Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang".

Sambutan Dandim 0414/Belitung yang dibacakan Kepala Staf Kodim Belitung Mayor Inf Tri Joyo mengatakan, Kegiatan syukuran ini dilaksanakan dan dipusatkan di tingkat Korem namun karena kita berada di wilayah kepulauan maka Kodim Belitung juga menyelenggarakan acara syukuran yang sama. 

"Dalam rangka memperingati HUT TNI ke 77 tahun 2022, berbagai kegiatan telah kita laksanakan seperti Donor darah, Anjangsana, Pemberian bantuan ke anak  yang menderita stunting, pengobatan massal, jalan santai, penghijauan, ziarah dan acara syukuran ini," kata Dandim. "Kemudian nanti kita juga akan mengadakan Bazar yang akan dilaksanakan tanggal 8 Oktober di halaman gedung Nasional," tambahnya.

"Dengan usia yang ke 77 tahun atau diusia yang sudah dewasa semoga TNI tetap Solid bersama dengan komponen bangsa lainnya untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia khususnya di Kab. Belitung," tandas Dandim.

Sementara itu, Bupati Belitung yang diwakili Asisten Bidang Ekbang Adnizar, SH mengucapkan syukur karena bisa bersama-sama merayakan hari ulang tahun TNI ke 77 ini. "Apresiasi kepada TNI yang selama ini telah mendukung program pembangunan Pemkab Belitung sekaligus mengucapkan terimakasih atas perhatiannya untuk bersama-sama menanggulangi kasus anak stunting," kata Bupati. "Semoga TNI kedepan tetap jaya dan Solid dalam mempertahankan NKRI," tambahnya.

Rangkaian acara pada Syukuran hari ini diantaranya Ceramah dilanjutkan Doa Oleh H. Ucu Sibromilsi, Pemotongan Tumpeng oleh Bupati Belitung diwakili dan dilanjutkan ramah tamah.

Selain Asisten Bidang Ekbang, Adnizar, SH. dan Kasdim Mayor Inf Tri Joyo, hadir pula Wakil Ketua Persit KCK Cab. XLI Dim 0414/Belitung Ny. Tri Joyo, Danlanud H AS. Hananjoeddin diwakili Lettu Kes Arif, Perwakilan Pia Ardhya Garini Lanud AS. Hananjoeddin, Kapolres Belitung diwakili Waka Polres Kompol Teguh Setiawan, Kajari Belitung diwakili Kasubag Tata usaha Dista Anggara, Kaban Kesbangpol Kab. Belitung Fedy Malonda, Perwakilan Pengadilan Agama Tanjungpandan, Para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0414/Belitung, Kakanminvecad II/20 Belitung Kapten Czi Alaigin H, Dansub Den Pom Persiapan Belitung Letda Cpm Harry, Dan Posal Tanjungpandan Pelda Mar Erik Jonathan, Perwakilan Jala Senatri Lanal Babel, Para Personel TNI, PNS TNI dan sejumlah undangan lainnya.

Hendy Subrata (Tanjungpandang)

 Pihak BPBD Kabupaten Kerinci Lakukan Pembenaran Bukan Kebenaran Terkait Aliya Cantika



Dilansir Dari Media EXPOSEINDONESIA.COM. Kerinci - Jambi, Dengan Adanya klarifikasi dari pihak BPBD kabupaten Kerinci Terkait dengan Kinerja BPBD kabupaten Kerinci Begini Penjelasan nya.


dengan beredar nya video yang berdurasi 1.32 menit terkait dengan pencarian aliya cantika inisial JR mengatakan " masyarakat koto lanang sangat kecewa dengan BPBD kabupaten Kerinci,sudah beberapa masyarakat koto lanang dan kayu aho mangkak mendapat musibah kehilangan anak" ujar nya 


lanjut JR " benar ada dua orang personil BPBD Kabupaten kerinci hanya datang untuk foto-foto, kami di sini tidak butuh di foto atau dipetik kami dari pemuka masyarakat" tutup nya.


selain itu Anshari, SE menjelaskan pemberitaan yang beredar sangat melukai hati seluruh personil BPBD Kabupaten Kerinci ,Jerih payah tidak terlihat , kinerja kami tidak dinilai ,itu tidak menjadi masalah,yang penting kita sudah bekerja ikut membantu pencarian.


“Saya Operator Pusdalops Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Kerinci, Kabid BPBD dan anggota juga ikut dalam pencarian, yang naik perahu karet Basarnas itu kita dari TRC Kerinci”,ujar Anshari dikutip dari media online yang memberitakan nya


Pada akun Facebook adi pornomo menanyangkan pada saat longsong tidak tampak baju yang berwarna orange atau pun BPBD kerinci.


namun berselang waktu pada pukul 19.05 Wib awak media expose indonesia mengkonfirmasi awak media yang memberitakan terkait dengan klarifikasi pihak BPBD kabupaten Kerinci di media online ghiatnews.my.id mengatakan " memang salah saya memberitakan nya tidak sesuai dengan vaktual dilapangan "ujarnya


" memang waktu itu saya berada di lokasi tidak terlihat anggota BPBD kabupaten melain kan kota sungai penuh, berita klarifikasi itu saya ambil dari grup rilisan nya" pungkasnya 


lalu awak media menanyakan terkait dengan vaktual dilokasi" saya berdomisili di koto lanang memang tidak ada yang nampak di lokasi pencarian terhadap BPBD Kabupaten". 


tentu publik mempertanyakan kenyataan yang sebenar nya


" ya, Kenyataan nya saya dilapangan, saya hanya mengcopy berita orang lain" . tutup nya 


kepala perwakilan Expose indonesia Jambi angkat bicara "dalam kenjadian ini yang tidak kalah menarik nya Bupati Kerinci juga di bohongi yang hanya di kirim kan foto-foto dilapangan padahal Hanya foto nya saja implementasi nya tidak ada!!


"bahkan dokumentasi nya logo baju yang Berlambangkan Kota Sungai Penuh, ini misi kemanusiaan Bukan pencitraan".


"Kedepan Kami Berharap Dinas BPBD kabupaten kerinci bisa berbenah dan mengevaluasi kinerja kedepannya". ujarnya


untuk jadi Catatan " BPBD kabupaten Kerinci sudah Mempunyai catatan hitam pada 2020 lalu, yang konon cerita nya Sudah Di SP3". 


Kepada BPBD Bapak Darifus ketika dikonfirmasi melalui via whatapps tidak di buka dalam kondisi contreng dua sehingga berita ini diturunkan


novendi

Masjid Pusdai Provinsi Jawa Barat menggelar salat Jumat berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya yakni dengan membatasi jumlah jemaah dengan menutup pintu masjid saat khotib manaiki mimbar.  [Bisnis/Dea Andriyawan] 
Masjid Pusdai Provinsi Jawa Barat menggelar salat Jum'at berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya yakni dengan membatasi jumlah jemaah dengan menutup pintu masjid saat khotib menaiki mimbar.

Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Pusdai Provinsi Jawa Barat Fathurrahman mengatakan pada salat Jum'at berjamaah pertama usai penghentian sementara aktivitas tersebut akibat Pandemi Covid-19, jemaah dibatasi hanya 30 persen dari kapasitas maksimal.

"Sebetulnya dengan adanya pola disilang-silang itu sudah membatasi jemaah sekitar 50 persen, tapi di belakang masih kosong ya tadi hanya terisi sekitar 25 sampai 30 persen," kata Faturahman di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat, 5 Juni 2020.

Sementara itu, bagi jemaah yang tiba di masjid saat khotbah berlangsung, pihaknya menempatkan jemaah tersebut di selasar masjid yang cukup luas serta tetap dengan penjarakan antar jemaah.

"Yang di luar itu dipersilakan salat di selasar, tapi tetap menerapkan protokol. Jadi silakan mau mengambil posisi di mana saja," katanya.

Masjid Pusdai sendiri kata dia, bisa menampung hingga 4.600 jemaah. Namun dengan dilakukannya penjarakan antar jemaah, ia memperkirakan hanya 1.000 orang saja yang melakukan salat Jum'at berjamaah di dalam masjid.

"Sampai 4.600 orang, atas bawah itu, bawah aja sekitar 4.000 orang. Tadi tuh sekitar 1.000 mungkin ada, kurang lebih segitu," kata dia.

Selain itu, ia mengatakan Masjid Pusdai belum bisa dipergunakan untuk kegiatan kajian di luar kegiatan ibadah salat wajib. Pasalnya ia mengaku harus terlebih dahulu memastikan keamanan di masa Pandemi Covid-19.

"Belum ada, kita punya kajian-kajian majelis taklim. Karena kondisinya belum memungkinkan. Kalau pemerintah menyatakan pandemi ini usai, baru bisa. Kalau kita belum dulu, kita kaji dulu, kalau bisa baru kita lakukan," katanya. 
Sumber: Bisnis

Kondisi salah satu ruas tol Bocimi jelang beroperasi/ilustrasi. [radarbogor]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melelang proyek pembangunan Tol Cigatas pada tahun depan. Saat ini proses persiapan terus dilakukan. 

Tol Cigatas awalnya akan menghubungkan daerah Cileunyi-Garut-Tasikmalaya, namun karena ada beberapa usulan akhirnya tol tersebut akan diperpanjang sampai Cilacap dengan menghubungkan daerah Gedebage-Majalaya-Garut-Kota Tasikmalaya-Kabupaten Tasikmalaya-Ciamis-Banjar. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan persiapan untuk memulai pembangunan tol tersebut. Rencananya pada tahun 2019 Tol Cigatas akan mulai dilelangkan. 

"Cigatas kelihatannya sedang penlok (penetapan lokasi) dan akan ditenderkan 2019 ini," katanya, saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 3 Desember 2018. 

Pihaknya juga mengaku, akan segera mengajukan penetapan lokasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dengan begitu, diharapkan pembangunan tol ini bisa berjalan lancar dan sesuai dengan yang direncanakan. 

"Penloknya (pembangunan Tol Cigatas) nanti kami ajukan ke Pak Gubernur (Jabar Ridwan Kamil)," ucapnya. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR Sugiyartanto menuturkan, pihaknya akan mencari trase terbaik untuk jalur tol tersebut. Setelah itu akan diajukan penetapan lokasi untuk nantinya dilakukan lelang proyek tersebut. 

"Kira-kira kita berharap bulan-bulan depan (bisa lelang). Udah kita konsolidasi dengan pak gubernur kemarin, untuk bantu percepatan pengadaan lahan, untuk izin penlok ," katanya. 

Dia melihat tol ini memiliki potensi yang besar, terutama untuk menunjang perekonomian dan wisata di Jabar bagian selatan. Rencananya tol ini akan dibangun bertahap sampai Cilacap. 

"Potensi wilayah pariwisata ekonomi masih tinggi. Ini (tembusnya) menjelang perbatasan Cilacap. Cilacap ke Jogja udah empat lajur, sebagian belum nanti bertahap berikutnya," ujarnya. 

Di lokasi yang sama Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyambut baik rencana pembangunan tol Cigatas ini. Dia berharap lelang investasi untuk pembangunan tol ini bisa sesuai target. 

"Awal 2019 ini akan dilelangkan, berarti kan sudah ada progres dari tahun ke tahun. Mudah-mudahan tidak meleset lagi lelangnya," katanya. 

Uu menilai, pembangun Tol Cigatas sudah sangat dibutuhkan. Apalagi menurutnya jalur di kawasan Jabar selatan sudah sangat padat sehingga perlu ada jalan baru untuk mengurai kemacetan. 

"Jalan itu semakin padat, bukan hanya di saat akhir pekan, hari-hari biasa pun padat. Apalagi saya meresakan Tasik-Bandung sekalipun pakai patwal tetep weh, padat dan gelap. Maka saya mendorong juga (pembangunan Tol Cigatas)," ujarnya. (detik)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau kondisi Sungai Citarum beberapa waktu lalu. [kompas/dendi ramdhani]

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum berencana membangun tujuh kolam retensi tambahan untuk penanganan banjir di kawasan Bandung Selatan. Rencana pembangunan tersebut tengah dikaji BBWS dibantu Japan Internasional Cooperation Agency (JICA). 

Kepala BBWS Citarum Bob Arthur Lambogia menjelaskan pembangunan Kolam Retensi Cieunteung belum secara maksimal menyelesaikan permasalahan banjir di kawasan Bandung Selatan. Untuk itu, perlu ada tambahan pembangunan tambahan agar penanganan banjir di kawasan tersebut dapat maksimal.

Saat ini, menurut Bob, JICA tengah melaksanakan feasibility study (FS) guna mencari lokasi atau titik-titik yang dinilai cocok untuk pembangunan kolam retensi tersebut. Menurut dia telah ada beberapa lokasi potensial untuk dilakukan pembangunan. 

"Ada rencana beberapa kolam retensi. Sementara JICA studi melakukan kayak FS melihat potensi-potensi dimana bisa membuat kolam retensi. Mereka akan tempatkan Dayeuhkolot dan Baleendah potensi di situ. Pilih kolam retensi yang elevasinya di bawah," kata Bob di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 3 Desember 2018. 

Dia menjelaskan di lokasi-lokasi yang rencananya dibangun kolam retensi perlu adanya pembebasan lahan. Adapun yang menjadi prioritas lokasi pembangunan di daerah yang paling dengan genangan banjir. 

"Ada tujuh titik, itu lahan harus dibebaskan. Untuk sementara ada lokasi-lokasi yang dipilih. Prioritas daerah paling dekat dengan lokasi genangan, contohnya daerah Dayeuhkolot," ucap Bob.

Ditanya mengenai progres pembangunan Kolam Retensi Cieunteung saat ini, kata dia, telah mencapai 97 persen. Pihaknya akan mengebut pembangunan kolam retensi ini termasuk kolam retensi di Gedebage pada Desember 2018. 

"(Kolam retensi) Cieunteung sudah 97 persen, hanya karena mesin terpasang belum operasi jadi belum masuk dalam bobot. Ada empat pompa kapasitas 12,5 meter kubik. Kalau itu dioperasikan pompa air 12,5 meter kubik itu bisa kita buang. Sehingga air tergenang di situ akan berkurang dan cepat surut," tutur Bob. 

Sumber: detik.

Asisten II Kab. Manggarai, Ketut Suastika, mengisi tanki sebuah motor sebagai bagian tanda peresmian SPBU di Iteng, Satarmese, Manggarai, NTT. [sentananews]
Upaya Pemerintah dalam merealisasikan BBM Satu Harga di seluruh Indonesia terus dilakukan. Lembaga penyalur BBM baru kembali diresmikan. Kali ini berupa SPBU Mini di Iteng, Satarmese, Kabupaten. Manggarai, Nusa Tenggara Timur -- sekitar 3 jam dari Ruteng dengan perjalanan darat.
Peresmian SPBU Mini Iteng itu dilakukan  Anggota Dewan Energi Nasional, Dr. Ing. Pudji Untoro bersama Operation Head TBBM Reo PT Pertamina (Persero) Syaiful Anwar Nursanto dan Bupati Manggarai yang diwakili oleh Asisten II, dengan disaksikan jajaran TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat Kabupaten Manggarai, Jum'at, 23 November 2018. 

Peresmian diawali dengan penyambutan adat oleh tokoh masyarakat wilayah Satarmese kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh perwakilan PT. Pertamina dan Asisten II kemudian diresmikan dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita dan pengisian perdana BBM Satu Harga oleh Anggota DEN dan pejabat lainnya.
“Melalui program BBM Satu Harga, Pemerintah bersama Pertamina berkomitmen untuk terus menambah jumlah lembaga penyalur BBM di seluruh Indonesia," ujar Pudji Unoro dalam sambutannya. "Ini merupakan salah satu agenda prioritas pemerintahan Jokowi-JK yang termasuk dalam Nawacita: membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Alhamdulillah dengan beroperasinya SPBU Mini Iteng pada hari ini masyarakat di Kabupaten Manggarai akhirnya mendapatkan tambahan pasokan BBM. Hal ini tidak lepas berkat dukungan Pemerintah Daerah, TNI dan Polri, serta stakeholders terkait”, tambah Pudji.
Pada kesempatan yang sama, Pudji juga menyebutkan bahwa Menteri ESDM mewujudkan Nawacita Jokowi-JK dengan menerbitkan Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan secara Nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017.

Sambutan warga dan pemerintah setempat tentu saja positif. “Warga di Iteng, Satarmese, merasa sangat bersyukur atas kehadiran SPBU Mini di sini sehingga masyarakat dapat menikmati BBM premium dengan harga Rp 6.450/liter dan solar seharga Rp 5.150,-/liter. Tentunya hal ini akan meringankan beban masyarakat yang selama ini kesulitan dalam membeli BBM”, ungkap Asisten II Kab. Manggarai, Ketut Suastika.
Ditjen Migas bersama BPH Migas dan Badan Usaha Penerima Penugasan (Pertamina dan AKR) terus melakukan pemetaan lokasi sasaran program BBM Satu Harga. “Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, setelah Kabupaten Manggarai, akan ada 2 kabupaten lain yang didirikan lembaga penyalur BBM, yaitu Ende dan Timor Tengah Selatan”, jelas Dr. Ing. Pudji Untoro. Menurut Operation Head TBBM Reo PT Pertamina (Persero) Syaiful Anwar Nursanto, SPBU Mini Iteng ini adalah SPBU ke-41 yang telah beroperasi dari rencana 67 lembaga penyalur program BBM Satu Harga yang akan didirikan oleh PT Pertamina (Persero) di tahun 2018.

Pendirian SPBU ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi perekonomian serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Satarmese.

Soni Langi, Satarmese
Waduk Darma, Kuningan, Jawa Barat, yang berliput kabut. [pikiranrakyat]
Sejumlah titik di wilayah dataran tinggi selatan Majalengka dan barat Kuningan diselimuti oleh fenomena kabut tipis, Rabu, 28 November 2018 pagi. Warga sekitar menyebut fenomena itu sebagai “hitut maung” (kentut harimau).
Keterangan yang dihimpun harian Pikiran Rakyat menyebutkan, terjadinya kabut tipis terlihat jelas sekitar pukul 05.30 WIB. Bahkan, selepas pukul 08.00 WIB kabut masih terlihat.
Daerah yang diselimuti kabut itu antara lain kawasan perbatasan Majalengka-Kuningan, khususnya yang berada sekitar lereng Gunung Ciremai. “Waduh, ieu hitut maung. Saya sampai tidak bisa melihat rumah yang ada di seberang alun-alun,” ujar seorang warga Wawan (53), sebagaimana dikutip lama harian tadi.
Pun, beberapa nelayan air tawar di kawasan Waduk Darma mengungkapkan hal senada. Mereka tampak ragu untuk mencari ikan.
Begitu pula, sejumlah pengendara sepeda motor di bilangan Cipadung Desa Sindangpanji Kecamatan Cikijing memilih beristirahat di “rest area” setempat, sambil menunggu cuaca cerah dan tidak terhalang kabut.
“Iya, cuacana meni kieu. Tadi, teman di daerah Jahim juga mengabarkan turunnya kabut,” kata seorang pengendara berbagi pengalaman.
Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jatiwangi Oktaviana Indriani menuturkan, fenomena kabut di kawasan dataran tinggi sekitar lereng gunung merupakan fenomena alamiah biasa. Dalam hal itu terjadi proses kondensasi uap air di permukaan tanah. Bentuknya mirip awan.
“Hal itu biasanya terjadi setelah sehari sebelumnya turun hujan. Juga kelembapan udara, relative humidity (RH)-nya biasanya tinggi,” ujar Oktaviana di kantornya di Jatiwangi, Rabu, 28 November 2018.
Oktaviana menjelaskan, di wilayah selatan Majalengka, termasuk kawasan Kuningan saat ini telah masuk musim hujan. Apabila sampai terjadi kabut, maka diperkirakan kelembapan udaranya di atas 98 persen.
Dikatakan, apabila ada matahari (tidak mendung), kabut itu bisa segera hilang. Fenomena sesaat, sekitar setengah jam, biasanya “memudar” seiring hangatnya matahari.
Namun sebaliknya, apabila cuaca mendung, maka kabut bisa berlangsung agak lama. Belum lagi biasanya ditandai dengan udara dingin.
Oktaviana menuturkan, akibat terjadinya kabut, yang perlu diwaspadai adalah jarak pandang yang terbatas. “Apalagi di jalanan, pengendara harus hati-hati. Pandangan terhalang kabut,” katanya.
Begitu pula yang hendak bekerja di danau, seperti nelayan air tawar atau bekerja di keramba, sebaiknya lebih hati-hati. “Bisa disiapkan lampu atau penerang,” tuturnya.
Buah manggis. [mymanggispinangdurian]

Tampaknya, inilah yang disebut tak bertepuk sebelah tangan: Usulan petani milenial Sumatera Barat agar wilayahnya menjadi sentra perkebunan manggis di tanah air, disepakati Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Persetujuan itu bahkan ditandai Kementerian Pertanian (Kementan) dengan mencanangkan menanam sejuta pohon manggis di provinsi itu, tahun depan.

"Alhamdulillah, kemarin kita dapat kabar baik dari Pak Menteri Pertanian dan Dirjen Hortikultura. Insya Allah, tahap awal Pusat akan membagikan ratusan ribu batang," kata eksportir manggis asal Payakumbuh Bayu Vesky, Senin, 26 November 2018.

Produksi manggis Sumatera Barat memang lumayan oke. Terlebih sejak kran ekspor manggis secara langsung dibuka oleh Kementan. Gairah ekspor manggis petani Sumbar kian melonjak. Khususnya ke Tiongkok. 

Tahun lalu,  sedikitnya 17.500 ton manggis diekspor ke negeri itu. Padahal, itu hanya setengah dari produksi manggis Sumbar yang mencapai 35.000 ton. "Angka ekspor itupun karena memang setengah dari total produksi manggis Sumbar itu tak layak ekspor," kata Bayu.

"Pengurusan perizinan yang tidak bertele-tele, transparan, dan tanpa pungli, sangat membantu  gairah ekspor para petani manggis Sumbar," tandas lelaki itu.

Menurut Direktur Jendral Hortikultura Kementan Suwandi menyebutkan, sejak ekspor manggis dipelopori sebuah eksportir harga manggis jauh lebih baik. "Ini turut memompa semangat para petani," kata dia.

Dan Kementan, kata Suwandi, tak akan menyia-nyiakan momentum ini. Setelah memangkas perizinan, yang kini hanya memakan waktu 3 jam, pihaknya menyambut tantangan para petani manggis Sumbar dengan menjadikan wilayah itu sebagai sentra manggis nasional. Langkah awalnya, melakukan gerakan menanam sejuta pohon manggis sepanjang 2019 nanti. 

"Hal ini baik untuk memperkuat semangat menanam, yang tujuan akhirnya ya mensejahterakan petani manggis," kata Suwandi.

Suwandi berharap,  program menanam sejuta pohon manggis itu bisa berjalan dengan baik. "Dinas terkait diharapkan ikut memelihara momentum ini, bekerja sama dengan para petani milenial agar program ini berjalan mulus," kata Suwandi.  "Kami yakin, semangat anak anak muda, petani dan eksportir milineal, itu pro masyarakat petani," tandas dia.

Masih menurut Suwandi, pembagian bibit manggis akan dilakukan melalui Dinas Pertanian -- baik di tingkat provinsi, kota, maupun kabupaten. "Datanya, insya Allah sudah lengkap. Tinggal action saja," kata dia.

Wahyuning Muliadi

Aksi pemblokiran jalan oleh warga Beliung, Jambi. [ferdi almunanda detik]

Puluhan warga Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, memblokir jalan menggunakan sampah. Pemblokiran itu dilakukan warga karena petugas kebersihan tak mengangkut sampah di tempat mereka hingga menimbulkan bau busuk.

Aksi pemblokiran jalan dilakukan oleh warga sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa 20 November 2018. Tumpukan sampah terlihat menutupi seluruh badan jalan hingga pukul 21.00 WIB.

Kendaraan yang ingin melintasi jalan terpaksa harus memutar balik. Aksi tersebut dipantau oleh petugas kelurahan, kecamatan dan aparat kepolisian.

"Bau busuknya sudah kemana-mana. Sampah ini sudah semakin hari, semakin menumpuk saja. Petugas tidak mengangkut sampah ini secara menyeluruh. Jadi sampah di sana bukan semakin berkurang malah semakin menumpuk," kata salah satu warga, Herman kepada wartawan di lokasi.

Herman menuturkan, permasalahan sampah itu sebetulnya sempat dibahas oleh warga kepada petugas. Bahkan, warga juga sudah melaporkan permasalahan tersebut kepada pihak kecamatan.

Namun tidak ada respons dari pihak kecamatan hingga warga melakukan aksi pemblokiran. Warga mengancam akan tetap memblokir jalan sebelum ada titik terang terkait masalah sampah itu.

"Kami akan terus blokir jalan ini. Tidak akan kami buka sampai permasalahan sampah ini bisa diatasi," tegas Herman.

"Sampah di sini bukan sedikit, tetapi banyak. Baunya juga sudah kemana-mana. Apalagi sekarang ini musim penghujan, aliran air dari sampah itu sampai ke jalan dan membuat licin kalau dilewati," imbuhnya. (detik)


Barisan GP Ansor dalam sebuah acara Nahdhatul Ulama. [via ayopurwakarta]

Asep Alamsyah, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Subang, menyatakan dukungan kepada Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat Baetul Khoeri, untuk menjadi anggota DPRD provinsi setempat.

Dukungan Asep Alamsyah terhadap Baetul Khoeri bukan tanpa alasan. Sebab, keduanya merupakan rekan sesama aktivis yang dari awal berkomitmen membela rakyat, ikut terlibat dalam kegiatan advokasi, serta janjinya yang bisa dipegang.

“Beliau itu kan seorang aktivis kita, bareng mulai dari Ansor dan Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PPMI). Tentu kita akan sukseskan Baetul Khoeri menjadi anggota DPRD Jawa Barat,” ujar Asep Alamsyah di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 18 November 2018.

Cukup lama seiring sejalan dalam beberapa kegiatan organisasi, membuat Asep Alamsyah begitu mengenal sosok dan karakter Baetul Khoeri. Ia pun merasa optimistis rekannya itu mampu membawa perubahan untuk masyarakat Subang pada khususnya, dan Jawa Barat pada umumnya.

“Terus terang saya yakin Baetul sangat bisa, karena dia kan sudah memiliki pengalaman. Dulu dia sering membela kepentingan masyarakat, melakukan kerja-kerja politik untuk masyarakat. Sepanjang penilaian saya, Insyaallah saya yakin dia akan berpihak kepada kepentingan rakyat," tutur Asep Alamsyah.

Oleh karena itu, ia akan berupaya bekerja keras memenangkan rekan seperjuangannya itu. Apalagi, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Subang juga sangat mendukung pencalonan Baetul Khoeri.
“Kalau Ansor sudah jelas sangat mendukung. Kalau tidak mendukung kader sendiri terus mau dukung siapa lagi? Kami akan melakukan kerja-kerja politik untuk memenangkan Baetul Khoeri,” tegasnya. (wartakota)

Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak resmi melepas utusan ke Olimpiade Matematika Internasional, Ahad, 19 November 2018. [kabarmanado]
Lima siswa utusan Kota Tomohon bertarung di Olimpiade Matematika Internasional yang berlangsung 19-27 November 2018 di Bulgaria.
Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak resmi melepas para siswa tersebut di OFG Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara, Ahad, 18 November 2018 -- setelah sebelumnya mereka mengikuti ibadah pengutusan di Gereja Maranatha Paslaten Wilayah Tomohon Satu.
“Saya sangat senang dan sangat gembira, bisa bertemu dan kemudian melepas para siswa untuk berlaga di Olimpiade Matematika Internasional di Bulgaria,” kata Eman kala itu. "Adik-adik semuanya adalah putra-putri terbaik dari Kota Tomohon yang mewakili Indonesia untuk berlaga di Olimpiade Matematika Internasional di Bulgaria, semoga dapat meraih hasil yang terbaik dan dapat mengharumkan nama Indonesia, Sulawesi Utara bahkan Kota Tomohon di tingkat internasional,” ungkap Eman, yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon DR Juliana Dolvin Karwur MKes MSi.
Lima siswa tersebut yakni Imanuel Taro Satoshi Roeroe, Vaughn Daniel Kenneth Siburian, Toar Daniel Lapian (ketiganya dari SMP lokon St Nikolaus Tomohon) kemudian Lingkan Elaia Turang dari SMP Lentera Tomohon dan Seftiara Abigail Tinungki dari SMP Negeri 1 Tomohon. Kelimanya mewakili Indonesia Grup 3 Sulawesi Utara.
Jembatan di Loksado, sebuah desa yang permai di Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. [vyara lestari kompas tv]
"Untuk Tahun 2019 sudah diputuskan untuk Kalsel Dana Desa Rp 1,4 triliun." Demikian ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalsel (Kanwil DJPb Kalsel), Usdek Rahyono, Jum’at, 16 November 2018. “Lebih besar dibandingkan tahun ini yang Rp 1,327 triliun,” tambahnya.

Seperti sebelumnya, Dana Desa  akan disalurkan pemerintah pusat melalui Kanwil DJPb Kalsel. Kemudian, dari Kanwil DJPb dana tersebut akan ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) milik masing-masing Pemerintah Kota/Kabupaten. Lalu, diteruskan ke Rekening Kas Desa (RKD) dan selanjutnya bisa diserap untuk berbagai peruntukan di masing-masing Desa.

Sementara mekanisme penyaluran Dana Kelurahan yang rencananya akan disalurkan mulai 2019, Usdek mengaku belum mendapat kepastian seperti apa. "Masih menunggu keputusan Menteri Keuangan," kata Usdek. “Yang pasti, alokasinya tak akan mengurangi alokasi Dana Desa yang sudah ditetapkan. Dana Kelurahan bukan berasal atau terkandung dalam nilai alokasi Dana Desa,” tegas Usdek. 


Ally Muanih

Salah satu titik longsor di kawasan Cianjur Selatan, Ahad, 11 November 2018. [tribunnews]


Hujan deras dan lama menyebabkan longsor. Ini terjadi sejumlah titik di tiga kecamatan kawasan Cianjur selatan: Naringgul, Cikadu, dan Sukaresmi. Akibatnya, jalur utama penghubung Cianjur Selatan dengan Kabupaten Bandung pun terputus. Material tanah, batu, dan pohon tertimbun setebal kurang lebih 4 meter di atas permukaan jalan.

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Dodi Permadi, membenarkan kejadian tersebut.

"Pada hari Sabtu tanggal 10 November 2018 pukul 20.00 WIB, hujan deras dan berlangsung lama sehingga mengakibatkan longsor di beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur yaitu Kecamatan Naringgul, Cikadu, dan Sukaresmi," kata Dodi dalam keterangan tertulis yang disampaikan ke sejumlah media, Ahad, 11 November 2018.


Longsor yang menutup ruas jalan, kata Dodi, terjadi di ruas jalan provinsi kilometer 232+800 dan kilometer 36+300, Naringgul Cidaun, Kabupaten Cianjur. "Sehingga mengakibatkan tertimbunnya jalan provinsi sepanjang lebih dari 60 meter di kilometer 232+800 dan 15 meter di kilometer 36+300," kata Dodi.


Akibat kejadian ini, kendaraan dari arah Ciwidey di Bandung Barat maupun Cidaun di Cianjur tidak bisa melintas. "Jalur transportasi di lokasi tersebut terhambat dan pembersihan harus menggunakan alat berat," jelas Dodi.

Selain di Naringgul, longsor juga terjadi di Kampung Cigerenem, Desa Cikadu, Kecamatan Cikadu yang mengakibatkan satu rumah terancam. Juga, di Kampung Jukutsiil, Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi yang mengakibatkan jembatan sepanjang 10 meter rusak.

Dodi menambahkan upaya penanganan telah dilakukan di antaranya melakukan penilaian ke lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan aparat setempat dan dinas terkait.

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur Kota Cimahi dan sekitarnya sejak Ahad, 11 November, siang pukul 13.00 WIB mengakibatkan sejumlah titik terdampak banjir “cileuncang” alias genangan.

Berdasarkan laporan Humas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, titik genangan air terparah akibat jebolnya tanggul di RW 09 dan 19 Citeureup. "Lebih banyaknya bersumber dari luapan drainase," kata Joshua.

Tim gabungan, kata dia, terjun ke lapangan melihat kondisi dan melakukan penilaian. "Tim SAR gabungan bergerak ke wilayah utara. Banjir dan genangan dalam waktu 2-3 jam sudah kembali surut," ujarnya. 



Sepotong lanskap Sangihe, Sulawesi Utara. [undergod04]
Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, memberi warning bagi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak membawa banyak dayang-dayang (staf) saat melaksanakan tugas keluar daerah atau melakukan perjalanan dinas.
“Saya harus mengingatkan kepada para Kepala Dinas dan Kepala Badan, agar dalam melaksanakan perjalanan dinas stop membawa dayang-dayang, karena tidak efektif dan efisien, kebiasaan seperti itu hanya akan membuang anggaran percuma,” tegas Gaghana, saat memimpin Rapat Kerja Bupati Bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Ruang rapat Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Rabu, 7 November 2018.
Bupati mengungkapkan, jika ia sering bertemu dengan beberapa pimpinan OPD saat melakukan perjalanan dinas di Jakarta yang didampingi oleh stafnya hingga empat orang.
“Saya sendiri kalau melaksanakan tugas ke luar daerah hanya bersama ajudan. Kalau ada aturan membolehkan seorang bupati melaksanakan tugas ke luar daerah tanpa ajudan, saya akan jalan sendiri,” sindirnya.
Dia juga mengajak kepada seluruh pimpinan OPD agar dalam melaksanakan tugas dan kerja harus berdasarkan data yang real.
“Kalau bekerja, harus sesuai data real, jangan ngarang, karena saya tahu laporan pejabat yang sesuai data dan hanya karang-karang,” pungkas Gaghana. 
https://www.indonesiablitz.com/2018/11/07/gaghana-stop-kepala-opd-bawa-dayang-dayang/