Articles by "NTB"
Showing posts with label NTB. Show all posts


Diwakili Kepala Kantor Wilayah Direjn Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Barat Sudamanto SE, MM, Selasam 18 Oktober 2022, Menteri Keuangan Republik Indonesia menyerahkan piagam kepada Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE  di Ruang Kerja Bupati Bima. 

Pada pertemuan tersebut, Bupati Bima didampingi Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer,  Sekda Drs. H. M.Taufik. HAK, M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Adel Linggi Ardi SE beserta para pejabat Eselon III.

Capaian WTP tersebut diraih atas penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah yang memenuhi empat kriteria utama yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan sesuai SAP,  kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta efektivitas sistem pengendalian sistem pengendalian internal . 

Sudarmanto yang didampingi Kepala KPPN Bima Doddy Handaryadi,ST, MBA pada tatapmuka tersebut mengungkapkan,  penyerahan piagam dan plakat WTP kepada pemerintah Kabupaten Bima tersebut merupakan amanah Menteri Keuangan RI atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bima secara berturut-turut 7 Kali meraih predikat WTP dalam pelaporan keuangan pemerintah daerah.

Bupati IDP pada kesempatan tersebut mengungkapkan, capaian dalam pengelolaan keuangan diraih berkat kekompakan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.

Penyerahan piagam tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Bima untuk menunjukkan peningkatan kinerja  dan  menunjukkan bahwa tata kelola dan pertanggung jawaban anggaran  sudah sesuai standar yang ada dan diharapkan membawa dampak positif bagi pencapaian visi pembangunan.

Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo seusai upacara. [istimewa]

Sekertaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, menghadiri apel gelar kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah NTB Tahun 2022 di lapangan Sangkareang Mataram, Senin, 17 Oktober 2022. 

Apel tersebut digelar guna menyiapkan  kesiapsiagaan penanganan berbagai potensi bencana hidrometeorologi di awal musim hujan tahun 2022 di wilayah Provinsi NTB. Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan. Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo, Danrem 162/Wira Bhakti, selaku Komandan Upacara menekankan pentingnya menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin di gerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam di Wilayah Provinsi NTB. 

"Apel ini kita laksanakan untuk mengecek kesiap Siagaan personil apabila sewaktu-waktu dibutuhkan membantu penanganan bencana alam dengan cepat dan tepat sasaran yang dituju , saya tekankan  bahwa kegiatan pagi ini agar benar benar di manfaatkan untuk menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin di gerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam," tuturnya.

Danrem 162/Wira Bhakti berharap kepada seluruh personil agar selalu memahami tugasnya sehingga nantinya masyarakat yang terdampak bencana alam segera mendapatkan bantuan. 

"Laksanakan tugas ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, Ingat bahwa kita tidak hanya menjalankan tugas semata, semata mata ini juga merupakan pengabdian serta misi kemanusiaan kepada masyarakat NTB," pesannya. 

Dalam kesempatan tersebut, turut mengikuti apel berbagai unsur Satgas Kebencanaan Provinsi NTB, mulai dari BPBD,  kalangan TNI/Polri, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, dan berbagai stakeholder terkait lainnya

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. kala meluncurkan showroom pertanian SMKN 1 Narmada, Lombok Barat. [grafika]

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., menghadiri sekaligus melaunching Showroom Pertanian atau Penjualan  Aneka Ragam Bibit Hortikultura dan Tanaman Hias, bertempat di SMKN 1 Narmada Lombok Barat, Senin, 17 Oktober 2022.

Dalam sambutannya, Wagub menyebutkan bahwa barometer suatu sekolah itu berhasil apabila siswa-siswinya dalam proses belajar mengajar menyenangkan.

"Jika siswa-siswinya belajarnya senang riang gembira, bisa dikatakan bahwa sekolah itu berhasil," puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Dipaparkan Umi Rohmi, siswa-siswi SMKN 1 Narmada hendaknya  memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk memiliki keterampilan di era dunia bisnis diantaranya memiliki kemampuan memecahkan masalah, mampu mengatur diri sendiri, menguasai teknologi dan membangun jaringan.

"Dengan memiliki kecakapan seperti itu, siswa-siswi nantinya siap bersaing di era dunia bisnis dengan kemampuan yang dimiliki," pungkasnya.

Tak lupa, Wagub memberikan apresiasi dan berikan ucapan selamat kepada SMKN 1 Narmada dengan inovasinya mendirikan shoroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura dan tanaman hias.

"Semoga tidak hanya launching-launching tapi awal untuk meraih kesuksesan kedepannya sesuai yang dihajatkan SMK untuk siap bekerja," tutupnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Narmada H. Mahmud S.Pd., M. Si., menceritakan SMKN 1 Narmada berdiri tahun 2008, kini memiliki siswa 803 siswa terdiri dari 29 rombongan belajar. Selain itu memiliki core pertanian dan komputer dan memiliki 9 konsentrasi jurusan.

Terkait peresmian Showroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura SMKN 1 Narmada merupakan inovasi dari core pertanian menjadi penyempurnaan dalam proses pembelajaran bagi siswa.

"Ini menjadi tempat praktik langsung di lapangan tidak hanya belajar teori-teori saja di kelas sehingga menjadi suatu produk dan bisa dipasarkan langsung di shoroom yang akan diresmikan hari ini," tuturnya.

Selanjutnya, Wagub Umi Rohmi bersama rombongan meninjau produk hasil siswa-siswi SMKN 1 Narmada. Adapun yang disediakan cukup lengkap seperti bibit kelengkeng, durian, mangga, nangka, manggis dan lainnya. 

Bank NTB Syariah Cabang Pembantu Mataram Cakranegera/ilustrasi. [suarantb]

Didampingi sejumlah pejabat Pemkot Bima, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menerima audiensi Dewan Pengawas, Komisaris dan Direktur Bank NTB Syariah  di Ruang Rapat Wali Kota Bima, Senin, 17 Oktober 2022.

Di antara pejabat yang hadir mendampingi Walikota, tampak  Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bima, Kepala BPKAD Kota Bima, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Bima, juga Wakil Ketua DPRD Kota Bima H. Mustamin. Sementara, dari pihak Bank NTB Syariah diwakili Komisaris dan Dirut Bank NTB Syariah, serta Branch Manajer Bank NTB Syariah Cabang Bima.

Dalam acara audiensi tersebut dibahas Strategi Bank NTB Syariah guna memenuhi Kewajiban POJK Nomor 12/POJK.03/2020 Tentang Konsolidasi Bank Umum, dengan 2 (dua) agenda utama: Sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB) serta, Perubahan Peraturan Daerah dan Anggaran Dasar. 

Setelah diawali penyampaian perkembangan kinerja keuangan PT Bank NTB Syariah per September 2022 oleh Dirut Dana dan Jasa Bank NTB Syariah H. Nurul Hadi, giliran Walikota memberikan pengarahannya.

Dalam arahannya itu H.Luthfi mengatakan, pencapaian Rp 3 triliun penyertaan modal inti merupakan pekerjaan rumah yang sangat besar bagi Bank NTB Syariah. Terlebih, dari jumlah tersebut, sekarang ini baru tercapai sekitar Rp 1,4 triliun. Masih ada kekurangan Rp 1,5 triliun.

"Strategi-strategi apa yang akan dilakukan, pendekatannya sampai dimana, apakah sekedar mengambil langkah konsolidasi bank umum dengan bank yang lainnya, apakah potensi itu akan melangkah kesana, atau ada alternatif-alternatif lain?" kata Luthfi.

Selaku pemegang saham, ia berharap adanya langkah-langkah yang jelas yang dilakukan direksi, sehingga penyertaan tidak saja dalam bentuk prestan, begitu juga bisa dilakukan dengan cara penyertaan modal aset, sehingga menjadikan satu penambahan modal inti untuk Bank NTB sendiri.

Pada prinsipnya Pemerintah Kota Bima apapun bentuknya akan melakukan langkah terbaik, sehingga Bank NTB ini diharapkan tetap eksis. "Sehingga mendukung pembangunan daerah baik di Kota Bima maupun Nusa Tenggara Barat pada umumnya," tutupnya.

Para Nakes Non ASN mendatangi kantor BKPSDM Kota Bima, 29 September 2022. [suarantb]

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH kembali memimpin rapat terkait pendataan Non ASN yang dilakukan oleh MENPAN-RB, di Ruang Rapatnya, Senin, 17 Oktober 2022.

Rapat tersebut dilakukan bersama dengan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala BKPSDM Kota Bima, Kepala Inspektorat Kota Bima, Kepala Babedda Litbang Kota Bima, Kepala Dinas Dikbud Kota Bima serta Kepala BPKAD Kota Bima.

H. Mukhtar menyampaikan bahwa tujuan pendataan tenaga Non-ASN yang dilakukan oleh MENPAN-RB untuk mengetahui berapa jumlah tenaga honor yang ada di Pemerintah Kota Bima.

Selain itu pendataan tersebut dilakukan untuk memetakan dan menvalidasi data pegawai non ASN di lingkungan instansi pemerintah baik dari segi sebaran, jumlah serta kompetensi.

“Pendataan Non ASN ini merupakan pemetaan dan mengetahui jumlah Non ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Bima, bukan proses pemberkasan pengangkatan Non ASN,” ucapnya.

Selain itu kepala Dinas BKPSDM Kota terkait Permasalahan pendataan Non ASN akan terus berkonsultasi dan melakukan koordinasi dengan Kemenpan-RB.

Sebagaimana di kota atau kabupaten lainnya, ihwal Non ASN ini menjadi persoalan di Kota Bima. Dan salah satu pangkal persoalan ini adalah pendataan. Akhir September lalu, ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berstatus honorer atau non ASN di kota tersebut mendatangi kantor Badan Kepegawain dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Mereka mempertanyakan kejelasan nasibnya. Karena hingga saat ini mereka tidak terakomodir dalam data base Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai syarat seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022. Diduga kuat, rapat yang dipimpin Sekda Kota Bima tersebut terkait aksi para Nakes ini.